Informasi Kesehatan Bagi Wisatawan Asing Selama Berlibur di Bali 2016.12.20

Selain berkemas barang-barang yang dibutuhkan selama  berlibur di Bali ada beberapa  hal yang sangat penting untuk  wisatawan asing pertimbangkan saat sedang  berlibur. Salah satunya tentang  bagaimana untuk tetap sehat dan  fit selama liburan. Tentu saja!  sangat direkomendasi untuk  mencari informasi kesehatan  sebelum melakukan perjalanan ke  Bali. Berikut ini kami cantumkan informasi kesehatan selama berlibur di Bali sebagai referensi bagi Anda yang memiliki kerabat atau keluarga yang berasal dari luar negeri !

1.   Kontak Langsung dengan Hewan 

DSC_1528

Sebagai pengingat ketika bepergian ke Bali, selalu  berhati-hatilah dalam menyentuh  hewan di Bali. Di Bali wisatawan asing akan melihat anjing Bali atau  hewan lain di tempat tertentu  tetapi beberapa dari mereka  belum divaksinasi. Risiko  kesehatan yang paling besar di  Bali adalah rabies. Anjing adalah penyebab utama rabies  namun kini monyet juga dapat  menularkan penyakit tersebut. 

Cara terbaik untuk menghindari  rabies adalah dengan cara menghindari anjing jalanan,  untuk tidak terlalu dekat  dengan mereka dan ketika wisatawan asing mengangkat tangan mereka seolah- olah Anda akan melemparkan  sesuatu, biasanya mereka akan lari.  Hal ini dapat menjadi perhatian  yang utama bagi orang tua yang  membawa anak-anak mereka, wisatawatan asing harus melakukan perawatan yang  intens untuk anak-anak ketika mereka melakukan kontak  dengan hewan.

2.   Malaria dan Demam Berdarah 

mosquito-1332382_1920

Risiko kesehatan lain di Bali adalah Malaria dan Demam  Berdarah yang disebabkan oleh  nyamuk tapi resiko Malaria di  Bali sangat kecil dan resiko  Malaria di resort/villa/hotel  di Bali sangat kecil. Jika kerabat atau keluarga Anda  berencana untuk mengunjungi  daerah pedesaan atau pedesaan  untuk jangka waktu lama, atau  melakukan trekking mereka dapat  mengambil pencegahan  profilaksis malaria.  Perlindungan terbaik adalah  menghindari gigitan nyamuk,  memakai kaos lengan panjang, celana  panjang saat melakukan  trekking.

Sedangkan untuk Demam  Berdarah hampir mirip seperti  penyakit flu. Hal ini dapat  sangat menyakitkan dan untuk  beberapa kasus dapat berakibat  fatal. Gejala utama dari Demam  Berdarah di samping demam,  sakit sendi dan otot, muntah,  sakit kepala yang sangat parah,  dan mual. Pencegahan terbaik  adalah dengan cara yang sama  seperti pencegahan Malaria  untuk menghindari gigitan  nyamuk atau dapat  menggunakan lotion anti nyamuk   sebelum pergi ke tempat  tertentu.

3. Kebersihan Air dan Makanan 

DSC_5597

Salah satu masalah umum yang akan Anda hadapi selama liburan  Bali adalah tentang kebersihan  yang biasanya berawal dari air  dan makanan.  Kebersihan lokal saat ini semakin membaik tapi wisatawan asing harus  mempertimbangkan di mana mereka  ingin membeli makanan Anda.  Mencoba makanan lokal memang  wajib mereka coba, mereka dapat  memilih salah satu tempat yang bersih dan  menikmati makanan lokal di  Bali. Jangan lupa untuk selalu  mencuci tangan sebelum makan  dan membawa hand sanitizer sendiri jika diperlukan selama  perjalanan. Jika demikian  liburan wisatawan asing di Bali akan  terbebas dari diare.

4. Sinar Matahari di Bali 

1 (111)

Bali memang beruntung  memiliki  sinar matahari yang lebih  hangat dan cerah sepanjang  tahun dan sebagian besar  wisatawan asing tidak menyadari  hal itu dapat memberi mereka  risiko yang sangat serius jika  mereka tidak menggunakan tabir  surya.

Tidak hanya kulit  terbakar parah yang merusak  liburan Anda karena akan  membuat Anda merasa tidak  nyaman selama perjalanan tetapi  juga akan memberikan efek  jangka panjang secara negatif.  Anda dapat membawa tabir surya  Anda sebelum berjemur atau  pergi ke luar untuk membuat  kulit Anda tetap sehat.

Tips Perjalanan: 

Sebelum berlibur di Bali, wisatawan asing  harus memeriksa tentang  vaksinasi yang diperlukan untuk  diri sendiri dan waktu yang  tepat ketika mereka akan  melakukan vaksinasi sebelum  tanggal perjalanan tiba.  Sebagian besar vaksinasi akan  membutuhkan waktu selama 6-8 minggu sebelum  bepergian. Rekomendasi ini diberikan kepada wisatawan asing secara individual sebagai rekam  dan riwayat medis. Ini terdiri dari jenis perjalanan yang mereka  akan ambil, akomodasi, dan lama  perjalanan. Dokter akan  menginstruksikan wisatawan asing tentang  vaksinasi yang dibutuhkan  sebelum bepergian. Ini  akan membantu mereka untuk  mencegah penyakit dan membuat  liburan Anda nyaman dan  dapat melindungi kesehatan wisatawan saat  mereka sedang berlibur.





COMMENT

Leave a Reply

    コメントはありません。

Category

  • Recent Posts

  • Language

  • Archives

  • Follow Kura Kura Guide's board :: Art & Culture :: on Pinterest.

    Back to Top